Sejarah Bandara Kairo: Persimpangan Penerbangan Antara Tiga Benua
Daftar isi
EgyptAir lebih tua daripada kebanyakan maskapai nasional terkenal yang bisa disebut orang. Maskapai ini berdiri pada 1932, menjadikannya maskapai ketujuh di dunia yang bergabung dengan organisasi yang kemudian menjadi IATA, dan sudah menerbangkan penumpang berbayar dari Kairo ketika Pan Am masih meraba-raba kawasan Karibia. Ada alasan mengapa sebuah maskapai di Mesir bisa sampai di sana sedini itu, dan alasannya adalah geografi.
Kota yang tak bisa dihindari rute udara awal
Lihatlah peta rute udara jarak jauh pada 1920s dan 1930s, dan Kairo terus muncul. Ketika Imperial Airways merangkai rute dari London ke Cape Town, dan rute terpisah dari London menuju India dan Australia, keduanya melewati Kairo. Pesawat pada era itu tidak bisa terbang jauh dengan satu tangki bahan bakar, jadi maskapai membangun jaringan mereka sebagai rangkaian etape pendek, dan sebuah etape hampir selalu berakhir di kota yang memiliki bahan bakar, hanggar, dan tempat awak beristirahat. Kairo punya semua itu, ditambah posisi di sudut tempat Afrika bertemu dengan lompatan pendek ke Eropa dan jembatan darat ke Asia.
Maka penumpang dari Inggris menuju Afrika Selatan atau India menghabiskan satu malam di Kairo, suka atau tidak. Kota ini mengubah transit paksa itu menjadi industri. Hotel, layanan darat, dan akhirnya maskapai lokal tumbuh di sekitar lalu lintas itu. EgyptAir, yang semula bernama Misr Airwork, adalah produk langsung dari posisinya yang berada di jalur semua orang.
Peran itu tak pernah benar-benar hilang. Saat ini Cairo International adalah salah satu bandara tersibuk di benua Afrika, saling berebut posisi puncak dengan Johannesburg dan Addis Ababa, dan masih berfungsi sebagai titik penghubung antara Eropa, Gulf, dan Afrika sub-Sahara. Sisi pariwisata juga membantu. Kairo adalah gerbang menuju Pyramids of Giza, satu-satunya dari tujuh keajaiban dunia kuno yang masih berdiri, yang menjaga permintaan wisata tetap tinggi dengan cara yang sulit ditandingi kota lain.
Bagaimana Kairo berperan di SkyChart
Dalam dunia SkyChart yang terdiri dari 528 kota dan sekitar 139,000 kemungkinan pasangan kota, Kairo adalah salah satu kota yang bisa kamu lihat dan layani sejak giliran pertama. Kota ini membawa tingkat visibilitas 0, peringkat paling menonjol dalam permainan, sehingga sudah ada di papan sebelum kamu memperoleh hak atas sebagian besar destinasi lain. Nilai ekonominya berada di angka 80 dan daya tarik wisatanya 95, yang nyaris mencapai batas atas. Sangat sedikit kota dalam permainan yang mendorong permintaan wisata sekuat itu.
Angka-angka itu menggambarkan kota yang sama dengan yang ditunjukkan peta rute sungguhan. Daya tarik wisata yang tinggi berarti Kairo menghasilkan permintaan penumpang yang kuat dengan sendirinya, bukan sekadar sebagai tempat berganti pesawat. Penanda hub berarti kota ini terhubung dengan hub-hub lain di tiga kawasan. Dan pada era-era awal, ketika armadamu terdiri dari pesawat jarak pendek yang diambil dari daftar 196 pesawat dalam permainan, Kairo melakukan persis seperti yang dilakukannya untuk Imperial Airways: kota ini memungkinkanmu memecah perjalanan yang tak bisa diselesaikan oleh satu pesawat mana pun di hanggarmu. Penerbangan London ke Nairobi yang mustahil tanpa henti pada 1935 berubah menjadi dua etape nyaman dengan persinggahan di tepi Nile.
Inti strategi
Bukalah Kairo sejak awal. Karena tersedia sejak giliran pertama, kamu bisa mengklaim kehadiran di sana sebelum pesaing yang masih membuka kunci destinasi, dan daya tarik wisata yang tinggi memberi imbalan dari lalu lintas lokal selagi kamu membangun jaringan penghubung. Pada era baling-baling dan jet awal, perlakukan kota ini sebagai poros antarbenua dan arahkan pesawat berjangkauan terbatas melaluinya dengan sengaja. Seiring jangkauan armadamu bertambah pada era-era berikutnya dan penerbangan tanpa henti menjadi hal biasa, Kairo beralih dari titik pengisian bahan bakar menjadi kota asal dan tujuan bernilai tinggi tersendiri, sehingga rute yang kamu bangun untuk satu alasan terus menghasilkan untuk alasan lain. Perhatikan sejarah kawasan ini selagi kamu di sana, karena peristiwa yang membentuk penerbangan Timur Tengah sungguhan cenderung muncul juga dalam simulasi.
Wishlist SkyChart on Steam
SkyChart: Airline Executive is a deep airline management simulation spanning 90 years of aviation history, from the flying boats of 1930 to the modern jet age. It’s the spiritual successor to Aerobiz that fans have been waiting 30 years for.
Or play the alpha on itch.io right now.