Mastodon
← Semua postingan
oleh Casey Jones Labs · 4 menit membaca

Sejarah Bandara Sydney: Kota yang Selalu Terlalu Jauh

city-spotlightskychartaviation-history
Tulisan ini diterjemahkan otomatis dari bahasa Inggris. Baca versi asli
Daftar isi

Pada Desember 1947, sebuah Lockheed Constellation Qantas berangkat dari Sydney menuju London dengan 29 penumpang di dalamnya. Pesawat tersebut tiba empat hari kemudian, setelah singgah di Darwin, Singapura, Kalkuta, Karachi, Kairo, dan Tripoli, dengan istirahat semalam di Singapura dan Kairo. Sekitar 55 jam dari waktu tersebut dihabiskan di udara. Sepanjang sejarah penerbangan, Sydney selalu menjadi kota besar yang paling sulit dijangkau di dunia.

Masalah jarak di Sydney, diukur dalam kilometer.

Mascot telah digunakan secara terus menerus sebagai lapangan terbang sejak tahun 1920-an, yang menjadikan bandara Sydney sebagai salah satu bandara tertua yang masih beroperasi di mana pun. Yang menghambat perkembangan kota ini bukanlah bandaranya, melainkan posisinya di peta. London terletak sekitar 17.000 km jauhnya dalam lingkaran besar. Los Angeles berjarak sekitar 12.000 km. Bahkan Singapura, tempat terdekat yang dapat dijadikan pos transit yang nyaman bagi Sydney, berjarak lebih dari 6.000 km ke utara. Sepanjang era pesawat baling-baling, tidak ada pesawat di dunia yang dapat menempuh semua rute tersebut sekaligus, sehingga Rute Kanguru dibangun sebagai rangkaian peron antara pos-pos terdepan Kekaisaran Inggris, masing-masing ditempatkan di lokasi yang masih dapat dijangkau oleh pesawat.

Rute menjadi lebih pendek seiring dengan peningkatan kualitas mesin, tetapi penerbangan tanpa henti tetap sulit dicapai jauh lebih lama daripada yang diasumsikan kebanyakan orang. Pada tanggal 16 dan 17 Agustus 1989, sebuah Qantas 747-400 baru bernama City of Canberra terbang dari London ke Sydney tanpa berhenti dalam waktu 20 jam 9 menit, mengalahkan 747SP yang telah menempuh jarak 16.430 km dalam waktu 17 jam 22 menit. Penerbangan itu adalah pengiriman pesawat dari Boeing. Pesawat itu tidak membawa penumpang berbayar dan tidak membawa kargo, karena pesawat yang cukup ringan untuk menempuh jarak tersebut adalah pesawat tanpa muatan. Penjualan tiket untuk rute tersebut membutuhkan dua dekade lagi pengerjaan mesin dan badan pesawat.

Bagaimana performa Sydney di SkyChart

Sydney adalah pusat dalam peta 533 kota SkyChart, dengan nilai ekonomi 90 dan daya tarik wisata 95. Kombinasi tersebut menempatkannya di antara profil permintaan terkuat dalam permainan ini. Semua itu tidak akan berarti apa-apa sampai sesuatu di hangar Anda dapat mencapainya.

Pada peta permainan, jarak Sydney ke London adalah 16.994 km. Dari 201 pesawat dalam daftar, yang mencakup periode dari tahun 1930 hingga 2095, enam di antaranya memiliki jangkauan yang cukup. Tiga di antaranya adalah pesawat nuklir dari sejarah alternatif: Pacifica Atomic Swan pada tahun 1958, Bering Atomic Eagle pada tahun 1972, dan Skybus A-Atomic 808 pada tahun 1990. Harganya mulai dari $280 juta dan terus meningkat. Dua pesawat lainnya berada di ujung garis waktu, yaitu Bering Orbital 1 pada tahun 2085 dan Skybus QuantumLiner pada tahun 2095. Satu-satunya pesawat penumpang konvensional yang mampu menempuh jarak tersebut adalah Bering 777-200LR, yang muncul pada tahun 2006 dengan jangkauan 17.370 km dan 301 kursi.

Pesawat 747-400 dalam permainan ini memiliki jangkauan maksimal 13.450 km, jauh di bawah London. Sejarah mendukung hal itu, karena rekor penerbangan sebenarnya adalah dengan pesawat kosong.

Dengan menelusuri lebih jauh ke bawah, Anda akan mendapatkan gambaran sebenarnya dari strategi Australia. Jarak Sydney ke Singapura adalah 6.306 km dan pertama kali dapat dijangkau dengan pesawat Dawson DC-4 pada tahun 1942, yang membawa 44 penumpang. Jarak Sydney ke Honolulu sejauh 8.166 km dibuka dengan pesawat Pacifica Skystar Plus pada tahun 1951. Jarak Sydney ke Los Angeles sejauh 12.074 km menunggu kedatangan pesawat Bering 747-200 pada tahun 1971, dan hanya 35 dari 201 pesawat yang dapat menerbangkannya. Setiap titik jalan pada Rute Kanguru 1947 adalah kota tempat Anda dapat membeli slot penerbangan: Darwin, Singapura, Kolkata, Karachi, Kairo, Tripoli.

Kesimpulan strategis

Jika Anda pernah memainkan Aerobiz, Sydney adalah titik akhir yang akhirnya Anda buka. Di SkyChart cara kerjanya lebih seperti pasar yang Anda bangun selama empat puluh tahun. Memulai kampanye pada tahun 1930 dan menginginkan Australia berarti membangun rantai daripada rute, dan dua mata rantai yang paling penting adalah Darwin yang berjarak 3.149 km dari Sydney dan Singapura yang berjarak 6.306 km. Memiliki slot di kedua tempat tersebut berarti setiap peningkatan jangkauan yang Anda beli akan memperpendek rantai yang sudah ada, alih-alih memaksa Anda untuk membangunnya kembali di tempat lain.

Sembari menunggu, penerbangan jarak pendek dari Sydney menghasilkan pendapatan tersendiri. Melbourne berjarak 713 km, Brisbane 732 km, Auckland 2.156 km, Perth 3.291 km. Sebuah pesawat Dawson DC-3 dengan jangkauan 2.400 km dapat menempuh sebagian besar jarak tersebut sejak awal penerbangan, dan daya tarik wisata sebesar 95 berarti permintaan terus meningkat setiap dekade seiring armada Anda mengejar jarak tersebut.


Get SkyChart on Steam

SkyChart: Airline Executive is a deep airline management simulation spanning five eras of aviation history, from the flying boats of 1930 to the speculative jets of 2095. It’s the spiritual successor to Aerobiz that fans have been waiting 30 years for, now in Early Access.

→ Buy SkyChart on Steam or grab it on itch.io.

Not ready to buy? Wishlist it on Steam and pick it up when you are.